media ini tahap pendaptaran dewan pers

(sibForm) #title=(Follow by Email) #caption=(Get Notified About Next Update Direct to Your inbox)

https://be075e8d.sibforms.com/serve/MUIEAM0UKoN8OYM0JwbWNEffDqBgBgDKuJOt8MUT4xRoZt3QnGcSULt4SVKnDSJl30T7PZ-eKk4PXiHDyV3BU0fJr73eLdUGXhTLY5oavcO0I0DDaUlnd-XplEBhe9k1b5XDK9wJAH9gvy-GA7URRf3g5eyiogd8rwaB4u3ZnL-pD73DxW7tElpKRwOK3unn0IDnjxF4QWXAhNjJ

Pixy Newspaper 11 (Header)

Author Profile

Contact form

Nama

Email *

Pesan *

Newsletter

Get notifications from this blog

Footer Copyright

Distributed by Free Blogger Templates

Made with Love by

Made with Love by
Pixy Newspaper 11 Template is Designed Theme for Giving Enhanced look Various Features are available Which is designed in User friendly to handle by Piki Developers. Simple and elegant themes for making it more comfortable

Random Posts

Ads Section

Featured Section

Breaking Ticker


Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) cabang Provinsi Bengkulu mengadakan acara diskusi bertajuk HMI Berdaya dengan tema 'Peran Pemuda Dalam Mengawal Isu HAM Untuk Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur' di Aula Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Minggu (10/09/2023).

Dalam kegiatan itu HMI Bengkulu menghadirkan tiga narasumber yang memang sangat konsen dibidang ini, seperti dari Politisi Muda sekarang menjabat Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Dempo Xler, Dosen dan juga pernah menjabat Rektor Universitas Bengkulu Prof. Herlambang, serta dari pihak Kepolisian yang diwakili pejabat Kapolres Bengkulu.

Ketua HMI Bengkulu, Maulana Taslam mengatakan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan melihat permasalahan HAM yang terjadi di Provinsi Bengkulu, karena menurut dia sebagai pemuda di Bengkulu bertanggung jawab moril terhadap permasalahan itu.

"Sehingga kedepan kita dapat mengawal ketika terjadi permasalahan isu HAM di Bengkulu dan selalu bergerak untuk  mendiskusikan permasalahan HAM," ujarnya.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Dempo Xler yang sangat peduli dengan dunia aktivitas dan Kepemudaan ini  mengatakan permasalahan HAM ini memang tidak akan pernah selesai ketika pemimpin dan masyarakat tidak kembali kepada Pancasila seutuhnya, karena menurut dia Pancasila yang disusun oleh founding parents sangat tepat untuk menyelesaikan komplek kepentingan yang terjadi saat ini.

"Topik HAM ini selalu hangat dan tidak pernah tuntas di kalangan pemuda, aktivis, dan kampus. Karena masyarakat Indonesia belum merdeka secara utuh dan masyarakat tidak mendapatkan keadilan dan kemakmuran. Kenapa demikian, karena Pancasila belum dijalankan oleh pemerintah dan masyarakat sebagai mestinya," ungkap Politisi PAN ini.

Dalam kesempatan itu juga Dempo sempat menyoroti tentang permasalahan HGU yang ada di Provinsi Bengkulu. Dempo menyarankan untuk menyelesaikan komplek HGU lakukan pendekatan kepada masyarakat dan kembalikan perkebunan kepada rakyat.

"Penyelesaian HGU ini cukup mudah dengan pemerintah memberikan rakyat yang belum punya kebun untuk berkebun, maka permasalahan HGU dapat teratasi, selain itu pemerintah juga harus pekah dengan kehadiran BUMDES untuk mengelola perkebunan," ucap Dempo.

Dempo juga berpesan kepada HMI cabang Bengkulu untuk selalu mengawal eksekutif dan legislatif agar mereka bisa keluar dari zona nyaman:," karena kalau mereka terlalu nyaman tanpa kritik mereka akan tertidur," tutup Politisi mudah ini.

Categories: ,


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Donec auctor arcut pretium consequat. Contact me 123@abc.com

0 Comments:

Posting Komentar